Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang telah terinfeksi. Nyamuk ini aktif menggigit pada pagi dan sore hari, dengan habitat di genangan air yang tenang dan bersih, seperti di ban bekas, wadah plastik, atau tempat minum hewan.
Sebagai langkah pencegahan DBD, Pemerintah Desa Kedungsigit bersama kader kesehatan melaksanakan kegiatan pemberian bubuk abate dan pengecekan jentik nyamuk pada Kamis, 23 Januari 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung di wilayah RT 04 hingga RT 07.
Tujuan utama kegiatan ini adalah menekan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Bubuk abate digunakan untuk membasmi larva nyamuk di genangan air, sementara pengecekan jentik dilakukan untuk memantau keberadaan larva sekaligus memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui program ini, masyarakat diimbau untuk menerapkan langkah pencegahan DBD, termasuk metode 3M Plus: menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, memanfaatkan barang bekas, serta menggunakan kelambu, lotion anti nyamuk, atau insektisida.
Pemerintah Desa Kedungsigit dan kader kesehatan berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penyebaran demam berdarah dan menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi seluruh warga.